Kamis, 17 Agustus 2017

Untold (Prologue)

Untold (A word that means a world)

+

Genre : Teen-fiction, mystery
Tags : school romance, detective case, low mystery
Casts :
- Justin Bieber as himself
- Barbara Palvin as Stephanie Hugh
- Kim Taehyung as himself
- Luke Hemmings as himself
- Kendall Jenner as Lavender North
- Kim Jisoo as herself

*

Author's note :

Well, sebelumnya aku mau minta maaf soalnya nekat pakai cast korea di fanfiction ini. Soalnya, yah, saya harus bener-bener enjoy kalau mau nulis cerita. Dan saya enjoy-nya begini. Jadi, maaf ya kalau ada yang enggak srek. By the way, happy reading.

*

Prologue

*

Memori tetap akan jadi memori.

Segala jejak yang dia lalui jadi saksi bisu bagaimana tangis menghancurkan hidupnya. Kesenyapan memburu. Hanya detak jantung dan embusan napas beratnya yang jadi soundtrack. Bukankah sudah dia bilang kalau yang dia katakan adalah kebenaran? Harusnya cowok itu percaya. Ya, harusnya begitu.

Dia cuma terlalu percaya pada segala omong kosong yang orang asing katakan--orang-orang jahat yang tak henti mengelilinginya. Yang, sadar atau tidak, menggiringnya terjun runtuh secara perlahan.

Harusnya dia tidak semudah itu percaya.

Sekarang bagaimana? Raganya sudah didepak dari segala lingkar di antara mereka. Tidak ada lagi barang secuilpun kemungkinan untuknya datang dan bersikap heroik. Bagaimanapun, mereka bukan orang yang patut dianggap sepele.

"Steph! Listen!"

Cewek itu buru-buru menghentikan langkah. Merapatkan mantel tebal yang mendekapnya, kemudian berbalik dan berdehem panjang. "Kau tidak harus menjelaskan apa pun, Bieber--uh, terserah bagaimana aku harus memanggilmu. Biarkan saja Tae-Oppa tidak percaya. Dia punya hak."

Cowok bermata coklat--atau hijau, dia tak tahu pasti--itu mengangkat sudut bibirnya tinggi-tinggi. Menunjukkan senyum tipis yang belum pernah--atau memang tidak pernah--Steph lihat sebelumnya. "Kau boleh memanggilku Justin," katanya, dan secepat kilat, dia menggelengkan kepala. "Dan kumohon, ini serius. Kau tak boleh menyerah begitu saja. Taehyung dalam bahaya, dan kita berdua tahu."

"Kau siapa?"

Steph tidak berniat kurang ajar, tentu saja. Tapi rasionalnya bersikeras kalau siapa pun Justin-Justin ini, Steph tak pernah mengenalnya. Hanya sekali, sewaktu Taehyung mempertemukan mereka berdua di pesta dansanya. Itu pun dengan embel-embel tidak tolol semacam, 'Dia pernah jadi pacar teman dari sepupu teman dari teman adikku. Cuma bercanda, Just. Jangan sensi.'

Dan sekarang, cowok itu berada di depannya. Dengan sebuah keterburuan dan rahasia besar yang tidak dia tahu. Tapi Steph sadar akan satu hal : mereka berdua tahu soal konspirasi yang bersembunyi di balik punggung Taehyung.

Cowok itu berdehem. "Aku Justin Bieber," ujarnya, "Seorang detektif yang kebetulan jadi sahabat Kim Taehyung."

"Jadi, kau mau bekerja sama untuk menghindarkannya dari bahaya?"

To be continued

Masih prolog ya shawty, dan pemeran lainnya pun belum muncul. Aku janji kalau banyak yang suka bakal aku bikin lebih panjang kok.

Thank you.

- moonlight

Tidak ada komentar:

Posting Komentar