Sabtu, 18 Maret 2017

Butterfly

Like a butterfly


Satu dari sekian banyak hal yang membuat saya baper di dunia ini adalah, lagu. Oke, saya tahu selera musik saya itu bukan yang spesial banget seperti kebanyakan tokoh utama di novel remaja. Karena,yah, saya penggemar lagu-lagu populer.


Tapi di atas segalanya, saya suka lagu mellow.


Dari jaman dulu. Sewaktu saya masih ngefans sama CJR dan artis Indonesia lainnya. Tanya aja lagu favorit saya dari setiap artis yang saya tahu, pasti saya bakalan jawab lagu yang paling galau.


Kayak, Close as Strangers-nya 5 Seconds of Summer, Moonlight-nya EXO, Paradise-nya NCT, sama Rain-nya BTS.


Enggak tahu kenapa saya suka banget sama hal-hal yang bikin saya nangis keras.


Contohnya cowok itu.


Sebelumnya, sebelum bahas soal cowok brengsek yang matahin hati saya dengan begitu hebatnya, saya mau cerita dulu. Tadi pagi, karena saya baru jadi ARMY dan lagu BTS saya masih sedikit, saya mutusin buat download lagu mereka yang lain. Saya cari deh rekomendasi lagu mereka yang galau.


As always.


Dan kemudian, saya nemu lagu ini.


Butterfly.


Dari awal aja, saya udah tertarik sama judulnya. Kupu-kupu. Di pikiran saya, ada apa dengan kupu-kupu sampai bikin lagu ini baper?


Dan ternyata...


gyeote meomulleojullae
Naege yaksokhaejullae


Saya nggak tau liriknya, soalnya itu juga saya downloadnya pas mrepet paketan saya mau habis. Tapi dari uraian yang saya baca. Lagu ini persis seperti yang saya alami.


Jadi gini, saya suka sama cowok. Udah sejak lama, sejak kami masih sahabatan beberapa tahun yang lalu.


Buat saya, dia itu kupu-kupu, cantik dan saya suka. Seperti kupu-kupu yang sedang hinggap di suatu tempat enggak jauh di depan saya. Dengan anggunnya dia menarik hati saya, membawa saya mengikutinya.


Tapi tangan saya, yang begitu berharap akan kecantikannya, tidak bisa sekalipun menggapai. Atau sekadar menampakkan diri saya di dekatnya.


Karena saya tahu, saya cuma akan membuatnya terbang jauh dan tinggi.


Butterfly... Like a butterfly
neon machi butterfly


Dan cowok itu, cowok yang sama yang membuat saya merasa patah hati untuk pertama kali. Cowok yang sama yang membuat saya merasa jatuh : Bi.


Saya tahu saya sudah bersikap sangat berlebihan karena membahas cowok itu terus-menerus. Padahal, harusnya saya ngisi blog ini dengan sesuatu yang lebih bermanfaat.


Tapi saya nggak tahu harus cerita lagi ke siapa.


Begitu denger suara Jungkook yang dalam dan memabukkan dari lagu ini, saya langsung inget cowok itu. Karena, pertama, seperti yang saya bilang, kisah lagu ini sama seperti saya. Yang cuma bisa mengagumi keindahannya dari jauh, tanpa bisa sekalipun menggapainya.


Dan alasan yang kedua, karena Jungkook adalah nama panggilan lain yang saya berikan pada cowok itu. Sewaktu saya curhat sama sahabat saya, saya manggil si Bi pakai Jungkook. Biar orang lain enggak tahu siapa yang lagi saya bahas. Soalnya, yah, nama panggilan mereka mirip. Kuki dan--ekhm.


Dan, ya udah deh, saya enggak mau bahas lebih banyak lagi. Nanti kalian gumoh gara-gara saya curhat soal Bi mulu.

Sampai jumpa!
- moonlight

Tidak ada komentar:

Posting Komentar